Get Connected to Catur PW
expand
saykoji and caturpw at starbuck juanda airportBareng Para Pioneer FreSh SurabayaFreSh Surabaya with Saykoji n Acer "Go Faster Now"catur pw & Steve RubelFreSh - Finding Digital Lovecatur pw on pecha kucha jakartaplasa.com at indocomtek senayan

Gamification + Big Data = Scary or Opportunity ?

May 13th, 2014 by catur pw

Gamification + Big Data = Scary or Opportunity ?

Silahkan lihat video ini, Target Store knows when you’re pregnant.

Dengan mengamati data pembelian rutin anda, Target dapat menyimpulkan kalau anda sedang hamil, walaupun anda tidak pernah memberitahukan kepada siapapun. Sebagai result selanjutnya, Target mengirimi soft-selling brochure berisi kupon penawaran produk yang berkaitan dengan kehamilan anda. Dilihat dari kasus ini, penggunaan Big Data yang diperoleh dari pengunjung setiaa Target store, memberikan informasi yang cukup akurat bagi Target untuk mendeteksi apakah seorang customer sedang hamil atau sekedar membelikan hadiah buat temannya yang sedang hamil.

Gamification to Solving Problem and  Engage User

Mentargetkan ibu hamil selalu menjadi market yang sangat menggiurkan bagi setiap marketer (problem: how to detect pregnant women?). Sehingga mereka berupa sedemikian rupa untuk mencoba “engage” dengan pasar potensial ini. Data belanja konsumen Target, oleh seorang Andrew Pole, statistikawan Target Store mampu dianalisa untuk mendeteksi mendekati akurat bahwa konsumen tersebut sedang hamil, seperti yang disebutkan didalam buku “The Power of Habit” oleh Charles Duhigg.

Dengan mengetahui kondisi konsumen, kebutuhan dia saat ini, maka dengan mudah Target Store menawarkan kupon belanja untuk segmen wanita hamil.

“Disatu pihak, banyak marketer melihat hal ini sebagai opportunity, tetapi jika dilihat dari kacamata konsumen, dimana data mereka terbaca dengan jelas oleh marketer, hal ini bisa menjadi sebuah hal yang menakutkan.”

Bagaimana dengan pendapat anda?

Mink, 3D Print Makeup

May 8th, 2014 by catur pw
Mink, 3D Print Makeup

Grace Choi

“The makeup industry makes a whole lot of money on a whole lot of bulls**t,” Choi said at TechCrunch Disrupt this week. “They charge a huge premium on something that tech provides for free. That one thing is color.”

Mink, Printer 3D yang diciptakan oleh Grace Choi, seorang student dari Harvard Business School ini berpotensi untuk “disrupt” industri kecantikan.

Dengan bahan tinta printer yang telah disetujui oleh FDA (Food and Drug Administration), mink dapat membuat produk kecantikan seperti lipstik, bedak, eye shadow, dll.

 

 

Mink, 3D Print Makeup

Mink, 3D Print Makeup

Mink, 3D Print Makeup

Silahkan simak presentasi ini presentasi Grace Choi pada TechCrunch Disrupt

 

Print Your Own Makeup With Mink